Di dunia ini banyak yang berpasangan, ada siang
ada malam, lelaki-perempuan, suami-istri, suka-duka, manis-pahit, awal-akhir,
pertemuan-perpisahan, serta masih banyak pasangan-pasangan lainnya yang tak
sedikit bila disebutkan.
Pertama berjumpa begitu banyak lintasan dalam hati, orang bilang "kesan pertama begitu menggoda". Memang terkadang hal yang pertama kali kita lihat "tampilan" akan mempengaruhi jalan pikiran kita untuk menilai seseorang yang padahal "tampilan" tak sepenuhnya merupakan kepribadian asli namun hanya sebagian cerminan dari kepribadian. Tak sedikit lintasan-lintasan dalam hati kita saat pertama berjumpa, bahkan mungkin sahabat blogger pernah mengalami yang namanya jatuh cinta pandangan pertama ;) upss jadi bahas VMJ*) deh sorry *)Virus Merah Jambu. Dari pertemuanlah salah satu tahap menuju pengenalan bukan hanya lintasan kesan di awal atau prasangka tapi kita akan tahu kepribadian yang dimilikinya. Kontinutas perjumpaan akan berpengaruh kepada frekuensi komunikasi, karena saat kita berjumpa dengan seseorang munculah kemungkinan-kemungkinan untuk berkomunikasi dengannya, entah itu sebuah hal penting atau hanya sekedar candaan semata. Meski hanya bermain kata dan kontak mata inilah satu sisi yg akan membuat kita mengenali kepribadian seseorang, karena apa yang ia ucap adalah apa yang ia fikirkan, dan jalan fikirannya merupakan salah satu ciri kepribadiannya. Frekuensi komunikasi yang sering terkadang akan menumbuhkan kedekatan & keakraban, bahkan mungkin akan timbul sebuah rasa kenyamanan saat dekat & kerinduan saat jauh. Ketika rasa keakraban mulai muncul diantara keduanya, maka perhatian dan kepedulian pun beriringan hadir. Saat masih dalam tahap perjumpaan pertama mungkin masih sering malu untuk memulai komunikasi diantara kedua individu, tapi ketika sudah dalam tahap menuju keakraban maka sikap-sikap yang menunjukkan rasa peduli dan perhatian itupun mulai dirasakan. Keakraban yang terjalin akan mengukir sebuah kisah-kisah yang menghadirkan kesan indah atau sebaliknya, sungguh manis saat dikenang bila pengalaman itu menyejukkan namun yang sebaliknya pun bisa terjadi.
Pertama berjumpa begitu banyak lintasan dalam hati, orang bilang "kesan pertama begitu menggoda". Memang terkadang hal yang pertama kali kita lihat "tampilan" akan mempengaruhi jalan pikiran kita untuk menilai seseorang yang padahal "tampilan" tak sepenuhnya merupakan kepribadian asli namun hanya sebagian cerminan dari kepribadian. Tak sedikit lintasan-lintasan dalam hati kita saat pertama berjumpa, bahkan mungkin sahabat blogger pernah mengalami yang namanya jatuh cinta pandangan pertama ;) upss jadi bahas VMJ*) deh sorry *)Virus Merah Jambu. Dari pertemuanlah salah satu tahap menuju pengenalan bukan hanya lintasan kesan di awal atau prasangka tapi kita akan tahu kepribadian yang dimilikinya. Kontinutas perjumpaan akan berpengaruh kepada frekuensi komunikasi, karena saat kita berjumpa dengan seseorang munculah kemungkinan-kemungkinan untuk berkomunikasi dengannya, entah itu sebuah hal penting atau hanya sekedar candaan semata. Meski hanya bermain kata dan kontak mata inilah satu sisi yg akan membuat kita mengenali kepribadian seseorang, karena apa yang ia ucap adalah apa yang ia fikirkan, dan jalan fikirannya merupakan salah satu ciri kepribadiannya. Frekuensi komunikasi yang sering terkadang akan menumbuhkan kedekatan & keakraban, bahkan mungkin akan timbul sebuah rasa kenyamanan saat dekat & kerinduan saat jauh. Ketika rasa keakraban mulai muncul diantara keduanya, maka perhatian dan kepedulian pun beriringan hadir. Saat masih dalam tahap perjumpaan pertama mungkin masih sering malu untuk memulai komunikasi diantara kedua individu, tapi ketika sudah dalam tahap menuju keakraban maka sikap-sikap yang menunjukkan rasa peduli dan perhatian itupun mulai dirasakan. Keakraban yang terjalin akan mengukir sebuah kisah-kisah yang menghadirkan kesan indah atau sebaliknya, sungguh manis saat dikenang bila pengalaman itu menyejukkan namun yang sebaliknya pun bisa terjadi.
Inilah petikan dari sebuah kisah yang menggerakkan jemariku untuk dapat mengabadikannya, hikmah sebuah peristiwa yang membuatku tertarik untuk mengamati secara singkat & sekilas mengenai hubungan sosial. Gerakan juga jemarimu bila ada yang salah dalam rangkaian kataku, dengan memberi masukan pada kolom komentar, mohon maaf bila pengamatanku ini salah, dan mungkin psikolog lah yang lebih memahami mengenai bahasan di atas.
Semoga berkah+bermanfaat :)
Komentar
Posting Komentar